KOMPAS.com - Timnas Italia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Bosnia and Herzegovina di laga final play off zona Eropa.
Digelar di Zenica Stadium, Selasa (31/3/2026) malam waktu lokal atau Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, hasil Bosnia vs Italia ditentukan oleh adu penalti via skor 4-1.
Sebelumnya, kedua kubu bermain imbang 1-1 selama waktu normal dan babak extra time.
Italia unggul lebih dulu via gol Moise Kean (15'), lalu disamakan Bosnia via gol Haris Tabakovic (79').
Italia bermain dengan 10 orang sejak menit ke-42 setelah Alessandro Bastoni dikartu merah.
Dalam adu penalti, dua penendang Italia, yaitu Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante, gagal menyarangkan bola ke gawang Bosnia.
Sedangkan keempat penendang Bosnia sukses menunaikan tugasnya. Hasil ini memastikan Italia gagal ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun setelah edisi 2018 dan 2022.
Baca juga: Hasil Spanyol Vs Mesir 0-0, La Roja Terusir dari Posisi 1 Dunia
Bosnia membuka peluang melalui aksi Amar Memic yang merangsek ke area pertahanan Italia di menit ke-3.
Ia lalu mengirim umpan terobosan ke dalam kotak penalti Azzurri. Namun, Riccardo Calafiori segera menyapu bola umpan silang tersebut.
Timnas Italia kemudian merespon dengan melancarkan beberapa serangan. Tak ayal, serangan Azzurri rupanya berbuah gol di menit ke-15.
Moises Kean melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti ke pojok kanan gawang Bosnia. Gol! Bosnia segera memimpin satu gol.
Bosnia membalas dengan berani. Tuan rumah bahkan mencatatkan 9 tembakan hingga menit ke-28, namun belum ada yang menghasilkan gol penyama.
Petaka Italia muncul di menit ke-41. Mereka harus bermain dengan 10 orang setelah Alessandro Bastoni dikartu merah.
Bastoni melakukan tekel ke Amar Memic yang tengah berlari menuju gawang Italia. Hal ini membuat Azzurri harus menyelesaikan sisa waktu laga tanpa pemain yang lengkap di lapangan.
Kendati begitu, tim asuhan Gennaro Gattuso tetap bisa melancarkan serangan.
Baca juga: Hasil Belanda Vs Ekuador 1-1: Bek Inter Milan Kartu Merah, De Oranje Ditahan Imbang
Di menit ke-60, Moise Kean mendapat peluang emas untuk menggandakan skor. Ia berhasil lolos dari kawalan Bosnia dan tinggal berhadapan satu lawan satu, meski eksekusinya masih melenceng dari sasaran.
Di tengah gempuran Bosnia, pertahanan Italia akhirnya dapat ditembus jelang sepuluh menit waktu normal berakhir.
Haris Tabakovc, penyerang Bosnia, berhasil menceploskan bola ke dalam gawang Italia. Ia memanfaatkan rebound dari sundulan Dzeko yang ditepis Donnarumma.
Skor Bosnia vs Italia pun menjadi imbang 1-1 di menit ke-79. Hal ini sedikit membuyarkan harapan Italia mengunci kemenangan dan tiket lolos Piala Dunia 2026.
Bosnia hampir mengubur mimpi Italia saat Ermedin Demirovic mendapat peluang dengan tandukan di dalam kotak penalti.
Donnarumma segera menghalau bola sundulan tersebut dan berhasil mengamankan gawangnya. Skor imbang membuat laga berlanjut ke babak ekstra time.
Baca juga: Hasil Inggris Vs Jepang 0-1, Sejarah Samurai Biru
Kedua kubu masih bermain dengan intensitas tinggi. Italia, yang pincang dengan 10 pemain sejak babak pertama, tak mengendurkan serangan.
Francesco Pio Esposito berhasil menyundul bola dari jarak dekat di menit ke-105+1.
Kiper Bosnia, Nikola Vasilj, berjibaku untuk menyelamatkan gawangnya dari peluang emas Azzurri itu.
Kedua kubu masih mengalami kebuntuan setelah 120 menit bermain, sehingga laga berlanjut ke babak adu penalti.
Pio Esposito, selaku penendang pertama Italia, gagal mengeksekusi bola dengan sempurna, sehingga tak berbuah angka.
Bryan Cristante juga gagal mengeksekusi penalti untuk Azzurri. Dari kubu Italia, hanya Sandro Tonali yang bisa menunaikan tugas penalti dengan baik.
Bosnia akhirnya memastikan diri memenangi adu penalti ini setelah sontekan Esmir Bajraktarevic bersarang ke gawang Donnarumma. Skor penalti 4-1.
Bosnia and Herzegovina (4-4-2): Nikola Vasilj; Sead Kolasinac (Alajbegovic 46'), Nikola Katic, Tarik Muharemovic, Amar Dedic; Amar Memic (Burnic 71'), Ivan Basic (Tabakovic 71'), Ivan Sunjic (Tahirovic 46'), Esmir Bajraktarevic; Edin Dzeko, Ermedin Demirovic (Hadziahmetovic 115').
Penalti: Sergej Barbarez
Italia (3-5-2): Gianluigi Donnarumma; Riccardo Calafiori, Alessandro Bastoni, Gianluca Mancini; Federico Dimarco (Spinazzola 91'), Sandro Tonali, Manuel Locatelli (Cristante 71'), Nicolo Barella (Frattesi 85'), Matteo Politano (Palestra 46'); Mateo Retegui (Gatti 44'), Moise Kean (Esposito 71').
Pelatih: Gennaro Gattuso
KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga resmi mengumumkan harga BBM 1 April 2026 yang berlaku di seluruh SPBU di Indonesia.
Mengacu pada harga BBM April 2026, tidak ada perubahan harga untuk seluruh jenis bahan bakar, baik BBM subsidi maupun nonsubsidi.
Dengan demikian, harga BBM terbaru yang berlaku saat ini masih sama seperti periode sebelumnya, termasuk untuk Pertamax Series dan Dex Series.
Baca juga: Resmi, ASN WFH Setiap Jumat Mulai 1 April 2026
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV menegaskan bahwa keputusan tersebut mengikuti arahan pemerintah yang menetapkan tidak ada penyesuaian harga BBM Pertamina per 1 April 2026.
"Pertamina Patra Niaga senantiasa melaksanakan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal penetapan harga BBM," kata Roberth dalam keterangan resmi, Selasa (31/3/2026) malam.
Baca juga: Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik per 1 April 2026 untuk Semua Golongan Pelanggan PLN
Di wilayah Jabodetabek, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, harga BBM nonsubsidi Pertamina yang berlaku per 1 April 2026 sebagai berikut:
Simak selengkapnya daftar harga BBM terbaru, harga BBM hari ini dan sepanjang April 2026 di seluruh provinsi Indonesia.
Baca juga: Tarif Tol Trans Jawa Terbaru 2026, Berapa Biaya Jakarta ke Semarang, Solo, Jogja, dan Surabaya?
Dilansir dari informasi resmi Pertamina Patra Niaga, berikut rincian harga BBM hari ini sepanjang April 2026 di SPBU seluruh Indonesia:
Provinsi Aceh
Free Trade Zone (FTZ) Sabang
Provinsi Sumatera Barat
Baca juga: Tarif Tol Semarang–Batang Terbaru 2026, Berapa Biaya dari Batang ke Kalikangkung?
Provinsi Sumatera Utara
Provinsi Riau
Provinsi Kepulauan Riau
Baca juga: Rincian Tarif Listrik PLN per 1 April 2026 untuk Pelanggan Subsidi dan Nonsubsidi
Free Trade Zone (FTZ) Batam
Provinsi Jambi
Provinsi Bengkulu
Baca juga: Waspada Pinjol Ilegal, Ini Cara Cek Pinjol Resmi OJK Lewat WhatsApp
Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Bangka Belitung
Provinsi Lampung
Baca juga: Tips Jual Emas agar Cuan Maksimal, Ini Hal yang Wajib Diperhatikan
Provinsi DKI Jakarta
Provinsi Banten
Provinsi Jawa Barat
Baca juga: Kalender April 2026: Tanggal Merah, Libur, dan Long Weekend
Provinsi Jawa Tengah
Provinsi DI Yogyakarta
Provinsi Jawa Timur
Baca juga: Cara Menabung Emas di Pegadaian untuk Pemula, Keuntungan, dan Syaratnya
Provinsi Bali
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB)
Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)
Baca juga: Cara Cek Desil Bansos 2026 dengan NIK KTP, Anda Masuk Desil Berapa?
Provinsi Kalimantan Barat
Provinsi Kalimantan Tengah
Provinsi Kalimantan Selatan
Baca juga: Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax DJP, Batas Diperpanjang hingga 30 April 2026
Provinsi Kalimantan Timur
Provinsi Kalimantan Utara
Provinsi Sulawesi Utara
Baca juga: Pelaporan SPT Tahunan Diperpanjang hingga 30 April 2026, Wajib Pajak Punya Waktu Lebih Lama
Provinsi Gorontalo
Provinsi Sulawesi Tengah
Provinsi Sulawesi Tenggara
Provinsi Sulawesi Selatan
Baca juga: Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 10 Juta, Cicilan Mulai Rp 198.000 per Bulan
Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Maluku
Provinsi Maluku Utara
Baca juga: Cara Reaktivasi BPJS PBI Nonaktif, Ini Syarat dan Prosedurnya
Provinsi Papua
Provinsi Papua Barat
Baca juga: Cara Mencairkan JHT BPJS Ketenagakerjaan Tanpa Paklaring, Ini Syarat dan Langkahnya
Provinsi Papua Selatan
Provinsi Papua Pegunungan
Provinsi Papua Tengah
Provinsi Papua Barat Daya
Itulah daftar harga BBM Pertamina terbaru per 1 April 2026 yang berlaku di seluruh Indonesia. Untuk memantau harga BBM terbaru secara berkala, masyarakat dapat mengeceknya melalui situs resmi Pertamina atau aplikasi MyPertamina.
Baca juga: Kalender April 2026: Ada Long Weekend, Ini Daftar Tanggal Merahnya
KOMPAS.com - Bek Timnas Italia, Leonardo Spinazzola, terpukul dan berlinang air mata setelah Azzurri kembali gagal ke Piala Dunia.
Timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan 1-4 pada babak adu penalti saat bermain lawan Bosnia dan Herzegovina pada Rabu (1/4/2026) dini hari WIB.
Laga final playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026 Bosnia dan Herzegovina vs Italia bergulir di Stadion Bilino Polje, Zenica, Bosnia-Herzegovina.
Timnas Italia tersungkur di laga tersebut setelah bermain 1-1 hingga babak perpanjangan waktu dengan bermain 10 personel setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah pada menit ke-41.
Pada babak adu penalti, tembakan penyerang muda Pio Esposito tidak mengenai target dan Bryan Cristante mengenai mistar.
Baca juga: Timnas Turkiye Lolos ke Piala Dunia 2026, Akhiri Penantian 24 Tahun
Hal ini memastikan Timnas Italia gagal ke Piala Dunia untuk kali ketiga secara beruntun.
"Saya masih tak percaya kami terdepak seperti ini, bermain dengan 10 personel," ujar Spinzazzola berlinang air mata di RAI Sports.
"Kami bertarung hingga babak adu penalti, bisa mencetak tiga atau empat gol."
"Benar-benar kekecewaan luar biasa bagi semua," ujar bek Napoli pemenang Euro 2020 tersebut.
"Anak-anak di Italia akan sekali lagi menonton Piala Dunia tanpa Italia."
Terakhir kali Italia bermain di Piala Dunia adalah pada turnamen 2014 saat mereka kalah 0-1 dari Uruguay, dalam laga di mana Luis Suarez menggigit Giorgio Chiellini.
Laga knockout Piala Dunia terakhir yang Italia mainkan adalah final melawan Perancis pada 2006 kala mereka mengangkat trofi untuk kali keempat.
KOMPAS.com - Hasil play off Piala Dunia 2026 zona Eropa telah rampung dengan hasil berbeda bagi sejumlah tim.
Timnas Turkiye menjadi salah satu yang berhasil memastikan tempat di putaran final setelah mengalahkan Kosovo.
Bertanding di Stadiumi Fadil Vokrri, Pristina, Rabu (1/4/2026) WIB, Turkiye menang tipis 1-0. Gol penentu dicetak Kerem Akturkoglu pada menit ke-53.
Hasil ini membawa tim asuhan Vincenzo Montella lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam dua dekade.
Sebelumnya, Turkiye selalu gagal menembus putaran final sejak edisi 2006 hingga 2022.
Penampilan terakhir Timnas Turkiye di Piala Dunia terjadi pada 2002 saat finis di posisi ketiga.
Kemenangan atas Kosovo sekaligus mengakhiri catatan panjang tersebut.
Baca juga: Hasil Bosnia Vs Italia 1-1 (ap. 4-1): Azzurri Gagal ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun!
Berbeda dengan Turkiye, Italia harus menerima hasil mengecewakan.
Bertanding di Stadion Bilino Polje melawan Bosnia dan Herzegovina, Gli Azzurri gagal melangkah ke putaran final setelah kalah dalam adu penalti.
Italia sempat memimpin lebih dulu melalui gol Moise Kean pada menit ke-15.
Namun, situasi berubah setelah Alessandro Bastoni menerima kartu merah pada menit ke-41 akibat pelanggaran yang dinilai menggagalkan peluang lawan.
Bermain dengan 10 orang membuat Italia berada di bawah tekanan.
Bosnia akhirnya menyamakan skor pada menit ke-79 lewat Haris Tabakovic yang memanfaatkan bola muntah di depan gawang.
Skor 1-1 bertahan hingga waktu tambahan usai. Laga dilanjutkan ke adu penalti, di mana Bosnia menang 4-1.
Dua dari tiga penendang Italia gagal menjalankan tugas, sehingga mereka kembali absen dari Piala Dunia.
Baca juga: Kata-kata Gennaro Gattuso Usai Italia Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026
Dua tiket tersisa di jalur play off Piala Dunia 2026 juga sudah terisi.
Swedia berhasil lolos setelah menundukkan Polandia dalam pertandingan dengan banyak gol.
Sementara itu, Republik Ceko memastikan tempat di putaran final setelah mengalahkan Denmark melalui adu penalti.
Pertandingan berlangsung ketat hingga waktu tambahan sebelum akhirnya ditentukan lewat tos-tosan.
Dengan hasil ini, empat tim dari jalur play off zona Eropa yang melaju ke Piala Dunia 2026 adalah Turkiye, Bosnia dan Herzegovina, Swedia, serta Republik Ceko.
Baca juga: Timnas Italia Kembali Gagal ke Piala Dunia, Spinazzola Menangis
Berikut ini hasil lengkap play off Piala Dunia 2026 zona Eropa yang digelar Rabu (1/4/2026) dini hari WIB:
Bosnia vs Italia 1-1 (Haris Tabakovic 79’; Moise Kean 15’) (Bosnia Menang Adu Penalti 4-2)
Republik Ceko vs Denmark 2-2 (Pavel Sulc 3’, Ladislav Krejci 100’; Joachim Andersen 72’, Kasper Hogh 111’) (Ceko Menang Adu Penalti 3-1)
Kosovo vs Turkiye 0-1 (Kerem Akturkoglu 53’)
Swedia vs Polandia 3-2 (Anthony Elanga 19’, Gustaf Lagerbielke 44’, Viktor Gyokeres 88’; Nicola Zalewski 33’, Karol Swiderski 55’)
KOMPAS.com - Asia Tenggara (ASEAN) resmi memastikan empat wakilnya yang akan berlaga di putaran final Piala Asia 2027.
Timnas Thailand memastikan diri sebagai tim ASEAN keempat yang akan tampil di Piala Asia 2027 usai menggulung Turkmenistan dengan skor 2-1 di Stadion Rajamangala, Selasa (31/3/2026) malam WIB.
Dua gol kemenangan Thailand dicetak oleh Suphanan Bureerat (14') dan Manuel Tom Bihr (89'). Sementara satu gol balasan Turkmenistan dicetak oleh Teymur Caryyew (60').
Dengan hasil ini, skuad Gajah Perang berhasil menyusul langkah Timnas Indonesia, Singapura, dan Vietnam yang terlebih dahulu lolos ke babak putaran final.
Baca juga: Thailand Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027, Filipina Tersingkir
Timnas Thailand finis di posisi teratas Grup D Kualifikasi Piala Asia 2027 dengan koleksi 15 poin, unggul tiga poin dari Tukrmenistan di posisi kedua.
Keberhasilan ini menjadikan Thailand sebagai tim ASEAN tersukses yang pernah melaju ke putaran final Piala Asia sebanyak sembilan kali.
Sementara itu, Timnas Filipina gagal mengulangi pencapaian mereka pada 2019 lalu usai tersingkir secara dramatis atas Tajikistan.
Pertandingan Tajikistan vs Filipina berlangsung di Stadion Hisor Central pada Selasa (31/3/2026) berakhir dengan skor imbang 1-1.
Filipina yang unggul terlebih dahulu melalui Mark Obermair pada menit ke-19 harus gigit jari setelah penggawa PSM Makassar, Sheriddin Boobobev mencetak gol pada menit ke-41.
Tajikistan dan Filipina sejatinya sama-sama mengoleksi 14 angka di perolehan poin terakhir. Namun, Tajikistan dipastikan lolos usai unggul selisih gol atas Filipina.
Baca juga: FIFA Series Jadi Tempat John Herdman Siapkan Skuad AFF 2026 dan Piala Asia 2027
Hasil buruk juga dialami Timnas Malaysia pada laga pamungkas Grup F Kualifikasi Piala Asia 2027 kontra Vietnam.
Malaysia kalah meyakinkan atas Vietnam dengan skor 1-3 melalui gol Do Duy Manh (6') dan Nguyen Xuan Son (51', 59').
Sementara satu gol balasan dari Harimau Malaya dicetak oleh Endrick pada menit ke-77 dari titik putih.
Baca juga: AFC Tunda Penarikan Undian Final Piala Asia 2027 di Riyadh
Malaysia sebenarnya memiliki kans lolos ke Piala Asia 2027 usai sempat unggul enam poin dari Vietnam di puncak klasemen.
Namun, polemik naturalisasi bodong yang dialami ketujuh pemainnya membuat AFC bertindak tegas dengan menganulir dua kemenangan mereka atas Nepal dan Vietnam di pertemuan pertama lalu sekaligus membuat posisi mereka digusur oleh Vietnam yang akhirnya merebut posisi puncak dari mereka.
Timnas Singapura menutup babak kualifikasi dengan kemenangan 1-0 atas Bangladesh sekaligus memastikan 14 poin ada di tangan.
Timnas Singapura sukses mengakhiri penantian mereka tampil di Piala Asia usai memastikan diri lolos ke putaran final Piala Asia 2027.
Kemenangan tandang 2-1 melawan Hong Kong di Stadion Kai Tak pada Selasa (18/11/2025) malam WIB membuat Timnas Singapura menjadi tim ASEAN kedua yang lolos ke Piala Asia 2027.
Baca juga: Singapura Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027 Usai Kalahkan Hong Kong 2-1
Pencapaian ini sangat bersejarah bagi sepak bola Singapura terlebih kali terakhir mereka tampil di ajang antarnegara Asia itu pada 1984 atau 41 tahun yang lalu.
Pada saat itu, Singapura yang berstatus tuan rumah kejuaraan hanya mampu mencapai fase grup.
KOMPAS.com - Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, meminta maaf bahwa dirinya gagal membawa Azzurri lolos Piala Dunia 2026.
Timnas Italia gagal melaju ke Piala Dunia 2026 setelah takluk dari Bosnia and Herzegovina di laga final play off zona Eropa.
Berlangsung di Zenica Stadium, Rabu (1/4/2026) dini hari WIB, hasil Bosnia vs Italia ditentukan oleh adu penalti via skor 4-1.
Kekalahan ini menjadi kegagalan Italia ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Sebelumnya, Azzurri juga gagal lolos ke ajang tertinggi sepak bola itu pada edisi 2018 dan 2022.
Gennaro Gattuso tak menyembunyikan kekecewaannya usai Timnas Italia kalah dari Bosnia and Herzegovina.
"Saya tidak ingin membicarakan apa pun, tetapi hari ini tidak adil," kata Gattuso usai laga, dilansir dari Tuttomercato.
"Saya telah berkecimpung di dunia sepak bola selama bertahun-tahun, terkadang saya bersukacita dan hari ini saya menerima pukulan."
Baca juga: Hasil Bosnia Vs Italia 1-1 (ap. 4-1): Azzurri Gagal ke Piala Dunia Tiga Kali Beruntun!
"Sulit untuk mencerna ini, mereka juga mengejutkan saya karena hati yang mereka masukkan ke dalamnya."
"Mari kita bicara untuk kesekian kalinya bahwa kita tidak pergi ke Piala Dunia."
"Saya minta maaf karena saya tidak berhasil, tetapi anak-anak membuat saya terkesan hari ini," tegas mantan pemain AC Milan itu.
Gennaro Gattuso menjadi pelatih Timnas Italia sejak 15 Juni 2025.
Namun demikian, hasil ini memunculkan kembali spekulasi tentang masa depan Gattuso di Azzurri.
"Hari ini berbicara tentang masa depan saya tidak penting, penting untuk pergi ke Piala Dunia."
"Kami mempertahankan penampilan ini, tetapi itu menyakitkan dan saya minta maaf," tutup Gattuso.
Baca juga: Hasil Belanda Vs Ekuador 1-1: Bek Inter Milan Kartu Merah, De Oranje Ditahan Imbang
Kedua tim tidak mampu menentukan pemenang hingga waktu normal berakhir, dengan skor sama kuat 1-1 yang bertahan sampai babak tambahan.
Italia sempat memimpin lebih dulu lewat gol Moise Kean pada menit ke-15.
Namun, Bosnia berhasil menyamakan kedudukan menjelang akhir laga melalui Haris Tabakovic di menit ke-79.
Baca juga: Hasil Spanyol Vs Mesir 0-0, La Roja Terusir dari Posisi 1 Dunia
Situasi Italia semakin sulit setelah harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-42 akibat kartu merah yang diterima Alessandro Bastoni.
Pertandingan kemudian berlanjut ke adu penalti. Bosnia tampil lebih efektif dengan kemenangan 4-1.
Empat algojo mereka, yakni Benjamin Tahirovic, Tabakovic, Kerim Alajbegovic, dan Esmir Bajraktarevic, berhasil mencetak gol.
Sementara itu, dari kubu Italia hanya Sandro Tonali yang mampu mencetak gol.
Tendangan Pio Esposito gagal menemui sasaran, sedangkan eksekusi Bryan Cristante membentur mistar.